Kamis, 09 September 2010

Kamis, 9 September 2010

“Hilang dan Ditemukan Kembali”
Membina Kehidupan Abadi, Bab. 16

“Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.” (Lukas 15 : 20).

Perumpamaan tentang anak yang hilang mengilustrasikan kasih Bapa yang besar kepada anak-anak-Nya. Bahkan mereka yang sudah mengenal kasih-Nya—yang telah menjadi anak-anak-Nya—bisa membiarkan penggoda menyesatkan mereka. Mereka bisa meninggalkan Bapa dan pergi berkelana ke negeri dosa lain untuk hidup sesuka hatinya. Bapa tidak akan mencegah mereka pergi. Tetapi siapapun yang mencoba hidup terpisah dari Allah sedang mengorbankan kuasa pikiran, hati, dan jiwa. Ia akan mendapati dirinya sendiri secara spiritual miskin.
Bapa dalam cerita Yesus tidak pernah berhenti menunggu anaknya kembali. Dalam hal yang sama, Allah tidak pernah menyerah pada mereka yang memilih untuk berpaling dari pada-Nya. Kasih-Nya tetap tak berubah, dan Ia akan melakukan segala sesuatu yang mungkin untuk menarik si pendosa itu kembali pulang.
Dalam masa mudanya yang tak menentu si anak itu menganggab ayahnya keras dan tegas. Jadi mereka yang tertipu oleh setan melihat Allah sebagai yang keras dan penuntut. Mereka menganggab hukumnya sebagai larangan—kuk yang membebani yang ingin mereka hindari. Dalam kemalangannya, anak hilang itu akhirnya sadar; ia melihat bahwa tidak ada yang harus disalahkan atas kemelaratannya kecuali dirinya sendiri. Semua penderitaannya adalah kesalahannya sendiri. Sungguh gambaran keadaan seorang pendosa! Kasih ayahnyalah yang menyebabkan dia memutuskan untuk pulang kembali kerumah. Jadi, Allah akan menarik mereka semua kepada-Nya yang tidak menolak kasih-Nya.

Pokok Pikiran: “Bangkitlah dan pergi kepada Bapamu. Ia akan menjemput engkau dari jauh. Jika engkau mengambil satu langkah saja kearah Dia dalam pertobatan, Ia akan cepat-cepat merangkulmu di dalam lengan kasih-Nya yang abadi… jangkauan pertama dari hati itu kepada Allah diketahui-Nya. Tidak pernah sebuah doa dipersembahkan, betapapun lemahnya, meskipun begitu Roh Allah akan pergi menjemputnya” (Membina Kehidupan Abadi, hlm. 155)

Pelajaran Hari Ini: Tiap orang berdosa yang kembali, Allah akan tutupi dengan jubah murni kebenaran Kistus yang tanpa noda dan akan mengembalikan Dia kepada keluarga surgawi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar